Sebuah pemikiran: Data Science and Multi Aplikasi di Industri

Wednesday, June 9th, 2021

Selain sebagai datascientist, saat ini saya juga sebagai web developer. Melihat perkembangan perusahaan/institusi saat ini yang marak menggunakan aplikasi, baik yang dikembangkan sendiri maupun dari pihak ketiga. Implikasinya apa? Data menjadi tersebar di sekian banyak aplikasi. Sebagai contoh, satu aplikasi memiliki satu database sendiri aplikasi lain memiliki database yang berbeda. Hal ini juga terjadi karena minimnya perencanaan perusahaan/institusi mengenai apa yang harus dikembangkan untuk 3 sampai 5 tahun kedepan. Karena buktinya jika ada konsep perencanaan yang bagus maka suatu aplikasi akan dikembangkan secara continue.

Kebanyakan aplikasi tidak terintegrasi satu sama lain. Satu project aplikasi jadi dan diimplementasikan di perusahaan kemudian jika anda pengembangan akan membuat aplikasi yang baru. Walaupun ada juga beberapa yang continue, saya sendiri pernah terlibat di pengembangan aplikasi yang sudah ada namun secara umum jumlahnya tidak banyak.

Kemudian apa hubungannya dengan Datascience? Topik ini saya melihat ada keterkaitan dengan datawarehouse. Di dalam konsep datawarehouse terdapat multi database. Konsep data warehouse mengumpulkan semua data dalam sebuah repository untuk kemudian diolah menjadi bentuk yang representative terutama dalam membuat keputusan. Mekanisme read data, extract, transform dan load sangat kental dengan data science. Topik-topik datascience berupa library-library yang berguna untuk menarik data seperti Pandas dataframe tentu sangat bermanfaat, terlepas dari platform aplikasi apa yang dipakai. Perhitungan dan oleh data menggunakan numpy juga merupakan ilmu yang wajib dikuasai. Kemudian matplotlib sebagai representasi dari grafik membuat data seolah berbicara, menambah pemahaman bagi pembuat keputusan bahkan untuk yang awam sekalipun.

Eka Angga


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

476post_id=476