Tentang Industri 4.0

Friday, July 26th, 2019

Industry 4.0 Pic

sumber gambar: wikipedia

Istilah industri 4.0 diperkenalkan di Jerman ketika Hanover Fair pada tahun 2011. Konsep ini cepat sekali menjadi populer di industri kawasan Jerman ketika itu sehingga penggunaannya hanya mengkhususkan di lingkup industri manufaktur atau pabrik saat itu. Beberapa hal yang baru dari istilah industri 4.0 adalah munculnya smart factory dimana intelligence dan otomatisasi mengambil peran penting. Mesin dapat bergerak sendiri melalui perangkat robotik yang cerdas dan saling komunikasi melalui jaringan internet dan bahkan dibiarkan untuk mengambil keputusan sendiri tanpa campur tangan manusia sehingga dikenal dikenal dengan istilah “Cyber Physical System”.Penggunaan internet dan cloud computing juga merupakan poin utama dalam industri 4.0 contoh lain adalah maraknya penggunaan perangkat cerdas seperti IOT yang lekat dengan kehidupan manusia sehari-hari. Peran sumber daya manusia berubah, bukan berarti semakin tersisihnya manusia karena maraknya penggunaan robotik namun sebaliknya, perusahaan menempatkan SDM-nya menjadi semakin fleksibel dalam menghadapi tantangan mengingat kompleksnya permasalahan yang mereka hadapi. Dengan kata lain “knowledge” atau ilmu pengetahuan memegang peranan penting sehingga memungkinkan karyawan untuk beradaptasi dengan cepat menghadapi perubahan. Untuk memahami industri 4.0 ada beberapa poin yang menjadi kata kunci yaitu: otomasi, internet, intelligence, smart device, smart factory dan kalau boleh saya tambahkan adalah smart people.

Mengapa harus ada Industry 4.0? Karena kedepannya tantangan yang dihadapi oleh manusia akan semakin kompleks. Bahkan kita akan menghadapi sebuah permasalahan yang belum pernah ada sebelumnya. Perusahaan misalnya harus mampu beradaptasi dengan cepat untuk menghadapi perubahan jaman. Makanya sering kita lihat perusahaan melakukan training, pelatihan tujuannya adalah untuk “knowledge acquisition” lebih dari sekedar mengubah environment atau investasi di peralatan dll.

Kemudian bagaimana peran pedidikan tinggi dalam menghadapi industri 4.0 ini? Sebagai seorang dosen di bidang IT ini topik yang menarik untuk dibahas mengingat tanggung jawab sebagai pengajar yang turut serta membawa mahasiswa untuk dibawa kearah tujuannya kelak. menurut sudut pandang saya industri 4.0 di pendidikan tinggi dapat dibagi menjadi 2 poin yaitu:

  1. Dari segi penyelenggaraan pendidikan, proses belajar mengajar berbasis industri 4.0
  2. Dari segi skill yang dipelajari oleh mahasiswa, menyesuaikan dengan kriteria industri 4.0

Masih banyak sebenarnya topik yang bisa diangkat mengenai pendidikan tinggi dalam menghadapi industri 4.0 ini. Saya akan bahas di artikel selanjutnya, atau mungkin sempat terlintas pemikiran bahwa harus ada satu mata kuliah khusus yang mengangkat topik ini. Mungkin nanti akan saya buatkan pokok materi dan silabusnya di blog ini pula. Terimakasih sudah menyimak, sampai jumpa di artikel selanjutnya..


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code class="" title="" data-url=""> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong> <pre class="" title="" data-url=""> <span class="" title="" data-url="">

post_id=282