Tentang Industri 4.0

Tentang Industri 4.0

Istilah industri 4.0 diperkenalkan di Jerman ketika Hanover Fair pada tahun 2011. Konsep ini cepat sekali menjadi populer di industri kawasan Jerman ketika itu sehingga […]

Fuzzy logic, yang benernya gimana sih?? – Part 1

Fuzzy logic, yang benernya gimana sih?? – Part 1

Posting ini saya buat untuk membantu mahasiswa yang bingung mengenai implementasi fuzzy logic. Selain itu sebgai kritikan juga untuk tugas akhir mahasiswa yang di judulnya […]

Instalasi Moodle Ubuntu Server dengan Nginx web server

Instalasi Moodle Ubuntu Server dengan Nginx web server

Moodle adalah sebuah sistem berbasis open source yang berguna dalam kegiatan belajar dan mengajar. Kelas konvensional pada umumnya mengandalkan sistem tatap muka di kelas. Moodle […]

Big Data part 1. Instalasi Hadoop Ubuntu Server

Big Data part 1. Instalasi Hadoop Ubuntu Server

Banyak sekali pertanyaan mengenai big data. Pada umumnya tools apa yang digunakan, seberapa “big” ukuran data yang dipakai dll. Saya jelaskan melalui praktek langsung menggunakan […]

Face Detection Kamera OpenCV dan python

Face Detection Kamera OpenCV dan python

Tutorial berikut diambil lagi-lagi dari blog ini tentunya dengan sedikit perubahan. Saya membuat petunjuk yang cukup mudah dan dapat diikuti dengan cepat. Sisanya pelajari sendiri ya […]

Moodle LMS dan Industri 4.0 di Pendidikan Tinggi

Saya mencoba menuliskan beberapa analisis terkait topik ini sehingga bisa menjadi catatan untuk di kemudian hari. Muncul di benak saya sebuah pemikiran bahwa apakah penggunaan elearning terutama LMS berbasis moodle sudah serta merta membuat perguruan tinggi menjadi siap menjadi industri 4.0? Pertama begini, bahwa industri 4.0 dibuat untuk kepentingan industri manufaktur makanya menurut saya istilahnya harus diganti university 4.0 misalkan. Saya sendiri masih melakukan riset mengenai peran pendidikan tinggi dalam era industri keempat ini, tapi akan saya tuliskan beberapa hal yang telah saya pahami saat ini.

Penyelenggaraan pendidikan tinggi berbasis industri 4.0 adalah salah satu dari dua sudut pandang yang saya angkat di sini. Kita ingat sejenak bahwa Industri 4.0 adalah perkembangan dari versi sebelumnya. unsur-unsur yang telah ada di industri 3.0 tidak hilang seluruhnya, contoh penggunaan mesin otomatis yang menggantikan pekerjaan berat manusia sehingga mampu melakukan produksi secara masal. Dengan pesatnya perkembangan internet, alat tersebut masih ada namun terhubung satu sama lain dan fungsi real time monitoring dengan mudah dapat dilakukan. (more…)

Data Mining Part 2, Peta Bahan Kajian

Seorang pengajar wajib memiliki acuan terstruktur dalam mengukur tingkat penguasaan pengetahuan mahasiswanya. Pembaca blog ini bukan hanya dari kalangan mahasiswa, bisa jadi siswa atau bahkan masyarakat umum. Walaupun demikian saya rasa perlu untuk mengungkapkan lebih jauh mengenai taksonomi Anderson maupun Taksonomi Bloom, mungkin saya akan bahas lebih lengkap di artikel lainnya. Karena menariknya adalah banyak sekali siswa yang bingung atau bahkan kurang paham cara belajar dan style belajar siswa tersebut bagaimana. Pemahaman mengenai taksonomi membua pengajar lebih rapi dalam menyusun materinya dan bagi siswa akan lebih mengarahkan kegiatan dan proses belajarnya.

Membuat peta bahan kajian untuk mata kuliah Data mining saya mengambil referensi dari taksonomi anderson.  Taksonomi ini mengurutkan proses belajar dari level sederhana hingga ke level tertinggi. Dengan demikian akan memudahkan menyusun tahap mengenai materi yang akan diberikan. Berikut adalah beberapa poin penting dalam hubungan antara materi bahan kajian di bidang Data mining dengan taksonomi Anderson. Apa yang saya tulis belum sempurna, tapi setidak dapat sebagai bahan kajian yang dapat terus menerus disempurnakan.

(more…)

Tentang Industri 4.0

Industry 4.0 Pic

sumber gambar: wikipedia

Istilah industri 4.0 diperkenalkan di Jerman ketika Hanover Fair pada tahun 2011. Konsep ini cepat sekali menjadi populer di industri kawasan Jerman ketika itu sehingga penggunaannya hanya mengkhususkan di lingkup industri manufaktur atau pabrik saat itu. Beberapa hal yang baru dari istilah industri 4.0 adalah munculnya smart factory dimana intelligence dan otomatisasi mengambil peran penting. Mesin dapat bergerak sendiri melalui perangkat robotik yang cerdas dan saling komunikasi melalui jaringan internet dan bahkan dibiarkan untuk mengambil keputusan sendiri tanpa campur tangan manusia sehingga dikenal dikenal dengan istilah “Cyber Physical System”. (more…)

Sekilas mengenai tracer studi

Berbicara mengenai tracer studi sebenarnya ini topik yang menarik untuk dibahas. Saya ingin bahas dari dua sudut pandang yaitu dari segi akademik dan juga industri. Mungkin ada yang bertanya apa sih maksudnya tracer studi itu? Berkaitan dengan pertanyaan tersebut saya cerita dikit pengalaman dulu bahwa setelah lulus kuliah ya sudah lepas begitu saja setelah lulus mau jadi apa juga nampaknya maaf tidak ada kepedulian. Setelah lulus kemudian misalnya: menganggur, jadi kasir atau ojek online ya sudah begitu tidak ada tindak lanjut. Gaji berapa, bermanfaat atau tidak ilmu yang diperoleh semasa kuliah, apa perbaikan yang perlu untuk pengembangan kurikulum dll nampaknya belum ada sampai ke arah sana. Bukan bermaksud untuk merendahkan profesi apapun, namun kondisi lulusan perguruan tinggi di Indonesia saat ini nampaknya cukup mengkhawatirkan. Lihatlah hasil survey mengenai pengangguran terdidik, masa tunggu dll. Padahal perguruan tinggi di Indonesia sudah cukup banyak namun hasil lulusannya pun menyumbang angka pengangguran yang cukup tinggi pula. Sudah cukup perdebatan politik, salah pemimpin A lah salah si B lah, gara-gara kebijakan ini-lah itu-lah tidak ada selesainya. Mari berpikir jernih, dan mulai dari yang paling sederhana yang bisa kita lakukan. Buat saya, mulai dari tracer studi ini.

(more…)

Data Mining part 1, Analisis Capaian Pembelajaran Mata Kuliah Kemampuan Akhir dan Bahan Kajian

Seperti janji saya di artikel sebelumnya, kali ini saya akan tuliskan bahan ajar di level mata kuliah. mata kuliah pertama yang akan saya bahas adalah data mining, enjoy…

  • Mata Kuliah: Data Mining
  • Bobot: 3 SKS
  • Prodi: Teknik Informatika
  • Dosen: Eka Angga Laksana

Profil Lulusan:

  1. Data analyst
  2. Data Science & Data Mining Professional

Capaian Pembelajaran:

  1. Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugas berdasarkan agama, moral, dan etika
  2. Menunjukkan sikap bertanggungjawab atas pekerjaan di bidang keahliannya secara mandiri
  3. Menginternalisasi semangat kemandirian, kejuangan, dan kewirausahaan;
  4. Menguasai konsep dan teori di bidang informatika khususnya di bidang data science, pengembangan web dan teknologi mobile;
  5. Menginternalisasi semangat kemandirian, kejuangan, dan kewirausahaan;

Kemampuan Akhir:

Setelah menyesuaikan mata kuliah ini mahasiswa diharapkan mampu untuk memahami konsep-konsep data mining. Mampu melakukan analisis dan memecahkan masalah dengan menggunakan teknik data mining. Memenuhi kriteria dan skill data mining yang diminta oleh dunia kerja. Menganalisis pekerjaan-pekerjaan serta bidang usaha di bidang data mining. Melakukan analisis, mendokumentasikan serta menuangkan ide bentuk kewirausahaan yang bergerak di bidang data mining.

(more…)

Moodle dan akreditasi

Jika kita berbicara tentang elearning ada banyak sekali topik dan bahkan manfaat yang bisa diangkat. Moodle adalah salah satu platform pembelajaran jarak jauh yang populer saat ini dan sepanjang pengalaman saya menjadi admin elearning mungkin ada beberapa ide yang ingin saya tuangkan dalam tulisan. Moodle dan akreditasi? mungkin keduanya tidak berhubungan ya, padahal saya memandang dari segi seorang profesional developer melihat bahwa kenapa tidak?
Bayangkan betapa kerja kerasnya proses akreditasi. Maka jika dibantu dengan penggunaan perangkat lunak pasti akan sangat sangat terbantukan. Cukup input data, evaluasi, monitoring kemudian bikin report dan violaa.. jadilah borang. Tapi kan pak.. Harganya mahal, untuk bikin sistem seperti itu pasti jadi project yang gede nih. Saya bilang ke mahasiswa dan rekan-rekan seprofesi bahwa inilah saatnya profesi kita dihargai, programmer kan boleh kaya.. bener gak? hehe..

Tapi itu cerita lain cuma ada diawang-awang aja sih. Solusinya gini kalau bikin software mahal ya gunakan aja moodle. terus cara pakainya supaya bisa mendukung akreditasi gimana? Pada prinsipnya, moodle kan aplikasi juga untuk mendukung proses belajar itu menurut saya. Kemudian kita sesuaikan deh dengan kebutuhan borang. Kemudian teknisnya gimana? Ini yang ada di kepala saya ide-ide yang sudah sangat lama ingin saya tuliskan. Mungkin di posting berikutnya akan saya tuliskan sejalan dengan topik yang lain berkaitan dengana program  studi sebenarnya satu pemikiran.

Jadi, ditunggu ya.. i will be back

« »